Selasa, 19 November 2013
Kamis, 07 November 2013
cerita hari ini
aku adalah orang yang introvert..
aku lebih suka menyendiri daripada harus bersosialisasi..
aku hanya bisa dekat dengan orang yang memang aku percaya..
dengan orang yang memang aku telah kenal sebelumnya..
aku adalah orang yang memiliki gangguan kecemasan..
aku selalu merasa khawatir dengan apa yang akan terjadi..
aku takut jika apa yang aku lakukan tidak bisa sempurna..
aku takut dan cemas jika aku tidak bisa melakukan apa yang orang lain minta padaku..
aku tau hal-hal buruk yang ada pada diriku..
bahwa bukan badan ku yang tidak mau bersinergi dengan pikiran dan hatiku..
tetapi apa yang badanku lakukan adalah semua tidak lain dan tidak bukan adalah perintah dari pikiran yang telah mendapatkan persetujuan dari perasaan..
aku tau itu..
mungkin tlah lama tapi keegoisanku melarang pikiran rasionalku untuk mengakui itu semua..
aku terus mengatakan bahwa badanku yang tidak bisa conect dngan pikiran dan perasaan ku..
pikiranku berusaha membohongi dirinya sendiri..
kini..
aku memiliki masalah..
aku yang tidak bisa bersosialisasi ini..
aku yang seorang introvert ini..
memilih untuk belajar menjadi orang yang selalu berurusan dengan orang lain...
menjadi orang yang peduli dengan orang lain..
tapi semua itu sungguh sulit..
sungguh menyakitkan dan membuat ku menjadi seorang yang rapuh..
menjadikan gangguan kecemasan yang aku miliki menjadi bertambah kacau..
menjadi bertambah akut..
aku menjadi semakin takut dan takut tiap detik yang berlalu..
aku menjadi cemas dan semakin cemas dengan apa yang akan aku lakukan..
apa ini hukuman?
apa karma dari segala perbuatanku dimasa lalu?
tidak bisakah segalanya menjadi lebih mudah?
tidak bisakah aku tetap menjadi seorang introvert?
tidak bisakah?
aku tau aku tidak boleh menyesal dengan apa yang telah aku pilih..
tapi sungguh ini sangat sulit..
tidak adakah pilihan lain?
tidak adakah kesempatan lain?
aku takut..
cemas di tiap detik waktu berlalu..
aku takut denga hari esok..
aku belum siap menjalani hidup yang seperti ini..
sungguh sulit.. aku ingin kembali menjadi diriku sendiri..
dengan semua ke introvertan ku..
dengan semua ke sendirianku..
bolehkah tuhan??
aku lebih suka menyendiri daripada harus bersosialisasi..
aku hanya bisa dekat dengan orang yang memang aku percaya..
dengan orang yang memang aku telah kenal sebelumnya..
aku adalah orang yang memiliki gangguan kecemasan..
aku selalu merasa khawatir dengan apa yang akan terjadi..
aku takut jika apa yang aku lakukan tidak bisa sempurna..
aku takut dan cemas jika aku tidak bisa melakukan apa yang orang lain minta padaku..
aku tau hal-hal buruk yang ada pada diriku..
bahwa bukan badan ku yang tidak mau bersinergi dengan pikiran dan hatiku..
tetapi apa yang badanku lakukan adalah semua tidak lain dan tidak bukan adalah perintah dari pikiran yang telah mendapatkan persetujuan dari perasaan..
aku tau itu..
mungkin tlah lama tapi keegoisanku melarang pikiran rasionalku untuk mengakui itu semua..
aku terus mengatakan bahwa badanku yang tidak bisa conect dngan pikiran dan perasaan ku..
pikiranku berusaha membohongi dirinya sendiri..
kini..
aku memiliki masalah..
aku yang tidak bisa bersosialisasi ini..
aku yang seorang introvert ini..
memilih untuk belajar menjadi orang yang selalu berurusan dengan orang lain...
menjadi orang yang peduli dengan orang lain..
tapi semua itu sungguh sulit..
sungguh menyakitkan dan membuat ku menjadi seorang yang rapuh..
menjadikan gangguan kecemasan yang aku miliki menjadi bertambah kacau..
menjadi bertambah akut..
aku menjadi semakin takut dan takut tiap detik yang berlalu..
aku menjadi cemas dan semakin cemas dengan apa yang akan aku lakukan..
apa ini hukuman?
apa karma dari segala perbuatanku dimasa lalu?
tidak bisakah segalanya menjadi lebih mudah?
tidak bisakah aku tetap menjadi seorang introvert?
tidak bisakah?
aku tau aku tidak boleh menyesal dengan apa yang telah aku pilih..
tapi sungguh ini sangat sulit..
tidak adakah pilihan lain?
tidak adakah kesempatan lain?
aku takut..
cemas di tiap detik waktu berlalu..
aku takut denga hari esok..
aku belum siap menjalani hidup yang seperti ini..
sungguh sulit.. aku ingin kembali menjadi diriku sendiri..
dengan semua ke introvertan ku..
dengan semua ke sendirianku..
bolehkah tuhan??
Jumat, 11 Oktober 2013
Namanya Adalah Pengontrolan Diri
keadaan cemburu dan merasa iri dengan mereka yang kamu anggap lebih dari apa yang kamu punya..
kamu terkadang tanpa sadar marah bahkan kesal dengan hanya melihat apa yang mereka lakukan..
kamu cemburu dengan apa yang kamu lihat dan kamu dengar..
bahkan kamu terkadang menjelekkan mereka..
kamu berusaha mencari kekurangan yang mereka miliki..
rasa tidak suka yang berlandaskan rasa cemburu dan iri itu membuat mood mu buruk kan?
jika kamu mampu berfikir dengan benar
kamu pasti akan tahu kalau hal itu hanya membuang waktumu..
kalau hal itu hanya merusak pikiranmu..
yang seharusnya kamu bisa berfikir bijaksana malah menjadi gusar karna hal tidak penting yang kamu lihat atau kamu dengar..
saat ini aku merasakan apa yang kamu rasakan aku merasa kesal melihat seseorang yang sebenarnya tidak penting hanya karna dia melakukan sesuatu hal yang tidak bisa aku lakukan, yang tidak bisa aku miliki, aku menjadi kesal dan gusar karenanya..
tapi aku berusaha tetap mengontrol diriku..
untuk apa aku gusar?
apakah orang itu tau kalau aku gusar?
apa dia tau kalau aku iri atau cemburu?
"TIDAK KAN?"
kamu hanya membuang-buang waktumu dengan memikirkan dan marah hanya karna apa yang orang lain lakukan..
jadilah orang pintar..
jadilah orang yang mampu berfikir dengan benar..
jangan jadi orang yang bisa dikuasai rasa marah dengan mudah..
kamu terkadang tanpa sadar marah bahkan kesal dengan hanya melihat apa yang mereka lakukan..
kamu cemburu dengan apa yang kamu lihat dan kamu dengar..
bahkan kamu terkadang menjelekkan mereka..
kamu berusaha mencari kekurangan yang mereka miliki..
rasa tidak suka yang berlandaskan rasa cemburu dan iri itu membuat mood mu buruk kan?
jika kamu mampu berfikir dengan benar
kamu pasti akan tahu kalau hal itu hanya membuang waktumu..
kalau hal itu hanya merusak pikiranmu..
yang seharusnya kamu bisa berfikir bijaksana malah menjadi gusar karna hal tidak penting yang kamu lihat atau kamu dengar..
saat ini aku merasakan apa yang kamu rasakan aku merasa kesal melihat seseorang yang sebenarnya tidak penting hanya karna dia melakukan sesuatu hal yang tidak bisa aku lakukan, yang tidak bisa aku miliki, aku menjadi kesal dan gusar karenanya..
tapi aku berusaha tetap mengontrol diriku..
untuk apa aku gusar?
apakah orang itu tau kalau aku gusar?
apa dia tau kalau aku iri atau cemburu?
"TIDAK KAN?"
kamu hanya membuang-buang waktumu dengan memikirkan dan marah hanya karna apa yang orang lain lakukan..
jadilah orang pintar..
jadilah orang yang mampu berfikir dengan benar..
jangan jadi orang yang bisa dikuasai rasa marah dengan mudah..
Selasa, 08 Oktober 2013
Selasa, 01 Oktober 2013
Menganalisis
terkadang ketika aku menganalisis diri seseorang..
menganalisis mengenai kepribadiannya..
aku juga sering menjadikan hal tersebut sebagai cermin..
'bagaimana jika hal tersebut terjadi padaku?'
semakin lama aku bersama orang tersebut.. semakin jelas aku dapat membaca apa yang tergambar dari pikiran, tindakan, kata dan bahkan sedikit demi sedikit aku mulai mampu mengetahui jalan pikiran orang tersebut..
menganalisis orang lain membuatku mengerti tentang jalan pikiran..
mengerti arti dari emosi..
sebelumnya aku yang hanya bertindak tanpa pernah pemikiran kini menjadi lebih sedikit mampu berfikir dewasa dan terrencana..
terkadang aku juga suka menganalisis diriku sendiri..
menyenangkan melakukan ini..
menyenangkan mengetahui cara memperlakukan diri sendiri dan orang dengan lebih baik..
menganalisis mengenai kepribadiannya..
aku juga sering menjadikan hal tersebut sebagai cermin..
'bagaimana jika hal tersebut terjadi padaku?'
semakin lama aku bersama orang tersebut.. semakin jelas aku dapat membaca apa yang tergambar dari pikiran, tindakan, kata dan bahkan sedikit demi sedikit aku mulai mampu mengetahui jalan pikiran orang tersebut..
menganalisis orang lain membuatku mengerti tentang jalan pikiran..
mengerti arti dari emosi..
sebelumnya aku yang hanya bertindak tanpa pernah pemikiran kini menjadi lebih sedikit mampu berfikir dewasa dan terrencana..
terkadang aku juga suka menganalisis diriku sendiri..
menyenangkan melakukan ini..
menyenangkan mengetahui cara memperlakukan diri sendiri dan orang dengan lebih baik..
Rabu, 25 September 2013
ketika kamu harus berhadapan dengan ke egois an..
entah itu ke egois an dirimu sendiri atau pun ke egois an teman dekatmu..
ketika hanya dia yang ingin didengar tanpa mau mendengar..
ketika mereka hanya diam melihatmu..
tanpa penyesalan..
hanya diam menatapmu melakukan hal itu..
aku tau rasanya..
rasanya ingin marah..
jengkel dan kecewa..
mengapa mereka ingin dimengerti tapi tak bisa mengerti..
aku tau rasa kecewa itu..
tapi..
mengapa harus mengalah dengan ke egois an kalau rasa sabar masih bisa kau jadikan teman..
aku memberikan applause untuk dia yang tidak mengalah dengan ke egois an..
entah itu ke egois an dirimu sendiri atau pun ke egois an teman dekatmu..
ketika hanya dia yang ingin didengar tanpa mau mendengar..
ketika mereka hanya diam melihatmu..
tanpa penyesalan..
hanya diam menatapmu melakukan hal itu..
aku tau rasanya..
rasanya ingin marah..
jengkel dan kecewa..
mengapa mereka ingin dimengerti tapi tak bisa mengerti..
aku tau rasa kecewa itu..
tapi..
mengapa harus mengalah dengan ke egois an kalau rasa sabar masih bisa kau jadikan teman..
aku memberikan applause untuk dia yang tidak mengalah dengan ke egois an..
Kamis, 12 September 2013
sesaat mataku menatap dia..
terasa mendesir darahku..
jantung memercepat detaknya..
membuatku sulit mengkordinasi semua anggota badan..
membuatku bingung..
yang terbayang dikepala hanyalah..
rasa malu.. karna aku bertemu dia..
yaa walaupun dia tidak menatapku..
tapi bertemu dia saja sudah cukup bisa membuat tubuh dan otak ku tidak sejalan..
apa lagi jika dia menatapku.. atau tersenyum padaku..
mungkin aku akan mimisan atau mungkin pingsan *lebai dikit* hehee
sungguh begitu terpesona aku pada dia..
seandainya aku boleh meminta dia..
aku ingin meminta dia tuhan..
agar bisa menjadi teman hidupku..
karna aku begitu menyukainya tuhan..
berikan dia padaku..
Langganan:
Postingan (Atom)

